twitter




Tips Agar Baterai Android Tidak Cepat Habis
Tips agar baterai Android tidak cepat habis - Perkembangan perangkat Android dalam 2 tahun ini begitu drastis, ini di tandai dengan munculnya perangkat perangkat, baik Handphone maupun Tablet sudah menggunakan OS Android.

Beberapa kemudahan yang ditawarkan dari perangkat android ini mudahnya mengunduh aplikasi aplikasi yang mendukung kinerja dari perangkat Android tersebut. Apalagi aplikasi aplikasi tersebut banyak yang ditawarkan secara gratis.

Nah seiring dengan banyaknya aplikasi aplikasi yang bisa digunakan dan diinstal pada perangkat Android tersebut, maka akan membuat pemakaian baterai pada perangkat Android akan cepat habis. Bagaimana sih agar baterai android tidak boros?

Agar baterai android awet maka, berikut beberapa tips agar baterai Android tidak cepat habis , yaitu :

1. Pengaturan Brightness/Contrast.
Memang salah satu kelemahan layar pada handphone sekarang ini yaitu, bila di luar dari ruangan, ataupun langsung kena cahaya maka tulisan tulisan di layar susah untuk dibaca. Oleh sebab itu kita mengatur Brightness dengan intensitas yang tinggi, padahal hal ini menyebabkan konsumsi daya baterai yang tinggi.



Maka dari itu pemakaian warna warna sederhana pada launcher sangat menghemat baterai tersebut.

2. Matikan animasi maupun widget yang tidak perlu.
Nah, tips ini lumayan ampuh juga agar baterai android hemat atau tidak boros. Banyak sekali aplikasi yang ditawarkan pada Google Play yang secara langsung memakan konsumsi dari baterai, namun pada kenyataannya aplikasi tersebut kurang bermanfaat, seperti Live Wallpaper, widget dengan ikon animatif ataupun penanda waktu.
Contoh lain, pengaktifan Wi-Fi, Bluetooth, kadang fasilitas ini jarang sekali di gunakan, apalagi saat berada di lokasi yang tidak memiliki Wi-Fi. Pemakaian GPS, yah kalau memang kegiatan kita mendukung hal ini, mungkin baik, namun bila tidak tentu lebih baik fasilitas ini di matikan saja.



Untuk mematikan aplikasi aplikasi yang tak bermanfaat tersebut, bisa anda gunakan Task Manager.





3. Mode 2G

Lokasi yang kita tempati kadang ada juga yang rendah sinyalnya, maka akan lebih baik jika menggunakan mode ini.

4. Mematikan Sinkronikasi.
Saat perangkat Android digunakan pertama kali, maka meminta ijin untuk mensinkronisasikan dengan layanan Google yang terkait dengan akun Gmail. Hal ini tentu menguras pemakaian baterai. Anda bisa mematikan layanan ini dengan cara masuk ke menu Settings > Accounts & Sync > lalu Uncheck Back Ground Data.

5. Charging Baterai.
Lho kok ini yah? melakukan pengecasan perangkat Android akan lebih baik apabila baterai sudah dalam keadaan lemah dan cabut baterai apabila sudah penuh. Cara ini tentu sangat bermanfaat agar baterai perangkat Android tersebut bisa bertahan lama.

Tips Agar Baterai Android Tidak Cepat Habis, terakhir ini sangat bermanfaat

menggunakan aplikasi Android penghemat baterai . Aplikasi ini banyak di tawarkan di Google Play (Android market), seperti :

a. Power Control Widgets (https://play.google.com/store/search?q=Power+Control+Widgets&c=apps)
b. JuiceDefender (https://play.google.com/store/search?q=JuiceDefender&c=apps)
c. Easy Battery Saver (https://play.google.com/store/apps/details?id=com.easy.battery.saver)
d. Battery Doctor (https://play.google.com/store/search?q=Battery+Doctor&c=apps)

Mudah mudahan Tips Agar Baterai Android Tidak Cepat Habis ini bisa membantu anda, terima kasih.




KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya boleh menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
Berikut ini penulis mempersembahkan sebuah makalah dengan judul "KALIMAT PERINTAH", yang menurut saya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari Kalimat-kalimat yang berbentu perintah.
Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.

Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.

Medan,    Maret 2013
"Penulis"


DAFTAR ISI
Kata pengantar 
Daftar isi  
BAB I
PENDAHULUAN
            Latar belakang 
            Rumusan Masalah 
            Tujuan penulisan  
BAB II
Pembahasan materi 
            Pengertian kalimat perintah 
Ciri kalimat perintah 
            Jenis – jenis kalimat perintah  
           
BAB III
Penutup 
Kesimpulan 
Daftar Pustaka

                


 



BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar belakang

Penggunaan kalimat perintah sering kita dengar ,dan kita lakukan sehari hari di lingkungan kita sendiri . Masyarakat sendiri sangat suka memerintahkan seseorang untuk melakukan sesuatu dengan kalimat perintah tersebut  di karenakan terbilang sangat sederhana dan mudah cara pengucapannya , tetapi apakah masyarakat itu memahami apa yg di maksud  dengan kalimat perintah , apa saja bentu bentuk kalimat tersebut .

B.     Rumusan masalah
Berdasarkan  latar belakang yang ada , dapat diambil rumusan masalah  sebagai berikut .
1.      apakah yg dimaksud dengan kalimat perintah ?
2.      apa saja ciri –ciri kalimat perintah /?
3.      apa contoh sederhana dari kalimat perintah ?
4.      apa saja jenis – jenis kalimat perintah ?
5.      bagaimana saja ragam kalimat perintah tersebut?

C.     Tujuan Penulisan
            Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.      Agar para masyarakat mengerti apa yg di maksud kalimat perintah
2.      Mengetahui jenis – jenis kalimat perintah sesuai dengan yang diperintah kan
3.      Memberikan contoh sederhana kalimat perintah agar masyarakat mengetahui kalimat untuk memerintah kan seseorang
4.      Agar masyarakat mengetahui ragam  kalimat perintah yg di gunakan sehari – hari .
D.     Manfaat penulisan
Manfaat penulisan dari makalah ini adalah memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai kalimat perintah yg sering di gunakan dalam kehidupan sehari – hari , bagaimana cara mengucapkan kalimat perintah dengan baik dan benar , juga memberikan pengetahuan jenis jenis kalimat perintah yg akan di bahas  , serta ragam kalimat perintah yg ada di lingkungan kita .



BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Ciri Kalimat Perintah
Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu atau kalimat yang dipakai untuk mendapatkan tanggapan sesuai dengan kehendak penuturnya.
Ciri-ciri kalimat perintah adalah seperti berikut.
1. Menggunakan partikel –lah
   Contoh:

    a. Pergilah dari sini!

    b.Cepatlah kamu mandi!

    c.Bantulah adikmu!

2. Berpola kalimat inversi (PS).
    Contoh :  
    a. Ambilkan buku itu!

    b. Santaplah makanan itu!

3. Menggunakan tanda seru (!) bila digunakan dalam bahasa tulis.
    Contoh:   
     a. Pergilah dari sini!

     b. Ayo masuk!
  
     c. Pulanglah!


4. Kalimat perintah jika dilisankan berintonasi menaik di awal dan berintonasi rendah di akhir.
    Contoh:     
     a. Bawa barang-barang itu kemari!

     b. Selesaikan tugasmu!

                     
B. Jenis-Jenis Kalimat Perintah

1. Kalimat Perintah Biasa
    Contoh.

     a. Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil!
     b. Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga!

2. Kalimat Perintah Ajakan
    Contoh:
     a. Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi menyukseskan program pemerintah.
     b. Ayolah bersenam pagi setiap hari agar badan kita menjadi sehat.


3. Kalimat Perintah Larangan
            adalah kalimat yg ditandai pola intonasi dan kata jangan . partikel – lah dapat ditambahkan pada kata tersebut untuk memperhals larangan
    Contoh:
    a. Jangan membuang sampah di sini
    b. Jangan dekati tempat itu.
    c. Janganlah engkau berangkat sendiri

4. Kalimat Perintah Permintaan/Larangan
adalah kalimat yg meminta tanggapan berupa merespon dari permintaan itu dari org yg di ajak bicara .
    Contoh:

     a. Saya berharap Anda hadir di acara itu.      
     b. Saya minta kerjakan tugasmu tepat waktu.
5. Kalimat Perintah Permohonan
    Contoh:

    a. Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta ulang tahunku.
    b. Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, tunjukkanlah jalan yang lurus yang Engkau ridhoi.


6. Kalimat Perintah Pembiaran
    Contoh:

     a. Biarlah aku yang membawa barang itu.
     b. Biarkan dia pergi sendiri.


7. Kalimat Perintah Sindiran
    Contoh:
     a. Maju kalau kamu berani.

     b. Ambil saja kado yang kauberikan kalau kau tidak malu terhadapnya.

8. Kalimat Perintah yang Menuntut Proses atau Langkah Kerja
    Contoh:

     a. Urutlah dari nomor kecil hingga nomor yang besar.
     b. Susunlah sehingga membentuk lingkaran penuh.


9. Kalimat Perintah yang Berbentuk Kalimat Berita
    Contoh:
    a. Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu.
    b. Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa acara pada malam reuni nanti.


 Kalimat perintah beragam jenisnya mulai dari yang kasar sampai yang halus. Bahkan karena halusnya sering orang tidak menyadari bahwa hal tersebut berupa perintah. Kalimat perintah dapat diperhalus dengan menggunakan unsur-unsur berikut.

1. Menggunakan kata-kata seperti mohon, tolong, sudilah, harap, silakan, hendaknya, sebaiknya
   Contoh:
    a. Mohon kembalikan buku itu di meja saya.

    b. Silakan masuk.
    c. Tolong buatkan kopi untuk Ayah.

    d. Hendaknya kamu pulang sekarang.
    e. Harap datang tepat waktu

     f. Sebaiknya cepat bawa adikmu ke rumah sakit
     g. Sudilah Anda membantu saya menyelesaikan tugas ini.


2. Menggunakan partikel -lah
    Contoh:
     a. Berangkatlah lebih halus daripada berangkat.


3. Pengubahan ke struktur tanya.
     Contoh:
      Apakah tidak ada petugas piket yang menghapus papan tulis?


4. Pengubahan ke struktur berita.
   Contoh:
    Panitia sangat gembira jika Bapak/Ibu berkenan hadir pada acara perpisahan



BAB III
PENUTUP

Kesimpulan:
Kesimpulan dari makalah ini adalah kalimat perintah adalah kalimat yg berisi permintaan atau menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu  yg kita kehendaki .  Sebab itu perintah meliputi suruhan yang keras hingga ke permintaan yang sangat halus. Begitu pula perintah dapat ditafsirkan sebagai mengijinkan seseorang mengerjakan sesuatu atau menyatakan syarat untuk terjadinya sesuatu , malahan sampai kepada tafsiran makna ejekan atau sindiran.
Suatu perintah dapat pula berbalik dari menyuruh menjadi mencegah atau melarang.



 

DAFTAR PUSTAKA