KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur saya panjatkan
kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka
saya boleh menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
Berikut ini penulis mempersembahkan
sebuah makalah dengan judul "KALIMAT PERINTAH", yang menurut saya
dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari Kalimat-kalimat
yang berbentu perintah.
Melalui kata pengantar ini penulis lebih
dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada
kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan
pembaca.
Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.
Medan, Maret 2013
"Penulis"
DAFTAR ISI
Kata pengantar
Daftar isi
BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
Rumusan Masalah
Tujuan penulisan
BAB II
Pembahasan materi
Pengertian kalimat perintah
Ciri kalimat perintah
Jenis – jenis kalimat perintah
BAB III
Penutup
Kesimpulan
Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
Penggunaan kalimat
perintah sering kita dengar ,dan kita lakukan sehari hari di lingkungan kita
sendiri . Masyarakat sendiri sangat suka memerintahkan seseorang untuk
melakukan sesuatu dengan kalimat perintah tersebut di karenakan terbilang
sangat sederhana dan mudah cara pengucapannya , tetapi apakah masyarakat itu
memahami apa yg di maksud dengan kalimat perintah , apa saja bentu bentuk
kalimat tersebut .
B.
Rumusan masalah
Berdasarkan
latar belakang yang ada , dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut .
1.
apakah yg
dimaksud dengan kalimat perintah ?
2.
apa saja ciri
–ciri kalimat perintah /?
3.
apa contoh
sederhana dari kalimat perintah ?
4.
apa saja jenis
– jenis kalimat perintah ?
5.
bagaimana saja
ragam kalimat perintah tersebut?
C.
Tujuan Penulisan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:
1.
Agar para
masyarakat mengerti apa yg di maksud kalimat perintah
2.
Mengetahui
jenis – jenis kalimat perintah sesuai dengan yang diperintah kan
3.
Memberikan
contoh sederhana kalimat perintah agar masyarakat mengetahui kalimat untuk
memerintah kan seseorang
4.
Agar masyarakat
mengetahui ragam kalimat perintah yg di gunakan sehari – hari .
D.
Manfaat penulisan
Manfaat
penulisan dari makalah ini adalah memberikan pengetahuan kepada pembaca
mengenai kalimat perintah yg sering di gunakan dalam kehidupan sehari – hari ,
bagaimana cara mengucapkan kalimat perintah dengan baik dan benar , juga
memberikan pengetahuan jenis jenis kalimat perintah yg akan di bahas ,
serta ragam kalimat perintah yg ada di lingkungan kita .
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian dan
Ciri Kalimat Perintah
Kalimat perintah adalah kalimat yang berisi perintah
kepada orang lain untuk melakukan
sesuatu atau
kalimat yang dipakai untuk mendapatkan tanggapan sesuai dengan kehendak
penuturnya.
Ciri-ciri kalimat perintah adalah seperti berikut.
1. Menggunakan
partikel –lah
Contoh:
a. Pergilah dari sini!
b.Cepatlah kamu mandi!
c.Bantulah adikmu!
2. Berpola
kalimat inversi (PS).
Contoh :
a. Ambilkan buku itu!
b. Santaplah makanan itu!
3. Menggunakan
tanda seru (!) bila digunakan dalam bahasa tulis.
Contoh:
a. Pergilah dari sini!
b. Ayo masuk!
c. Pulanglah!
4. Kalimat
perintah jika dilisankan berintonasi menaik di awal dan berintonasi rendah di
akhir.
Contoh:
a. Bawa barang-barang itu kemari!
b. Selesaikan tugasmu!
B. Jenis-Jenis
Kalimat Perintah
1. Kalimat
Perintah Biasa
Contoh.
a. Masukkan barang-barang ini ke dalam bagasi mobil!
b.
Antarkan surat ini kepada Pak RT sekarang juga!
2. Kalimat
Perintah Ajakan
Contoh:
a. Marilah kita gunakan tekstil buatan dalam negeri demi menyukseskan
program pemerintah.
b. Ayolah bersenam pagi setiap hari agar badan kita menjadi sehat.
3. Kalimat
Perintah Larangan
adalah kalimat yg ditandai pola intonasi dan kata jangan . partikel – lah dapat
ditambahkan pada kata tersebut untuk memperhals larangan
Contoh:
a. Jangan membuang sampah di sini
b. Jangan dekati tempat itu.
c. Janganlah engkau berangkat sendiri
4. Kalimat
Perintah Permintaan/Larangan
adalah kalimat yg meminta tanggapan berupa merespon dari
permintaan itu dari org yg di ajak bicara .
Contoh:
a. Saya berharap Anda hadir di acara itu.
b. Saya minta kerjakan tugasmu tepat waktu.
5. Kalimat
Perintah Permohonan
Contoh:
a. Saya mohon kamu bisa datang di acara pesta
ulang tahunku.
b. Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, tunjukkanlah jalan yang lurus yang Engkau
ridhoi.
6. Kalimat
Perintah Pembiaran
Contoh:
a. Biarlah aku yang membawa barang itu.
b. Biarkan dia pergi sendiri.
7. Kalimat
Perintah Sindiran
Contoh:
a. Maju kalau kamu berani.
b. Ambil saja kado yang kauberikan kalau
kau tidak malu terhadapnya.
8. Kalimat
Perintah yang Menuntut Proses atau Langkah Kerja
Contoh:
a. Urutlah dari nomor kecil hingga nomor
yang besar.
b. Susunlah sehingga membentuk lingkaran penuh.
9. Kalimat
Perintah yang Berbentuk Kalimat Berita
Contoh:
a. Hendaknya Anda bersedia menjadi pengurus kegiatan itu.
b. Terima kasih Anda tidak menolak untuk menjadi pembawa acara pada malam reuni
nanti.
Kalimat
perintah beragam jenisnya mulai dari yang kasar sampai yang halus. Bahkan
karena halusnya sering orang tidak menyadari bahwa hal tersebut berupa perintah.
Kalimat perintah dapat diperhalus dengan menggunakan unsur-unsur berikut.
1. Menggunakan
kata-kata seperti mohon, tolong, sudilah, harap, silakan, hendaknya,
sebaiknya
Contoh:
a. Mohon kembalikan buku itu di meja saya.
b. Silakan
masuk.
c. Tolong buatkan kopi untuk Ayah.
d. Hendaknya
kamu pulang sekarang.
e. Harap datang tepat waktu
f. Sebaiknya
cepat bawa adikmu ke rumah sakit
g. Sudilah Anda membantu saya menyelesaikan tugas ini.
2. Menggunakan
partikel -lah
Contoh:
a. Berangkatlah lebih halus daripada
berangkat.
3. Pengubahan
ke struktur tanya.
Contoh:
Apakah tidak ada petugas piket yang menghapus papan tulis?
4. Pengubahan
ke struktur berita.
Contoh:
Panitia sangat gembira jika Bapak/Ibu berkenan hadir pada acara perpisahan
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan:
Kesimpulan dari makalah ini adalah
kalimat perintah adalah kalimat yg berisi permintaan atau menyuruh seseorang
untuk melakukan sesuatu yg kita kehendaki . Sebab itu perintah
meliputi suruhan yang keras hingga ke permintaan yang sangat halus. Begitu pula
perintah dapat ditafsirkan sebagai mengijinkan seseorang mengerjakan sesuatu
atau menyatakan syarat untuk terjadinya sesuatu , malahan sampai kepada
tafsiran makna ejekan atau sindiran.
Suatu perintah dapat pula berbalik dari menyuruh menjadi
mencegah atau melarang.
DAFTAR PUSTAKA
